Menulis Satu Kali, Hasil Berkali-kali!

 

Sumber gambar : republika.co.id

Menulis apa saja yang kita ketahui adalah hal yang sangat memuaskan bila sudah berbentuk artikel. Berapa kata sampai bisa masuk pada kategori artikel? Menimalnya 200 kata sampai tidak ada batasnya. Namun, beberapa media massa itu membatasi jumlah kata yang harus ditulis. Ada yang 300 kata, 400 kata dan begitulah seterusnya. Kecuali karya puisi yang biasanya hanya terdiri dari beberapa kata saja. 


Hanya satu kali saja, untungnya berkali-kali. Apa saja keuntungannya sih? Pertama, kebanggaan tersendiri karena sudah berhasil menciptakan tulisan panjang berupa artikel. Kedua, bisa dikirim ke media massa. Bila terbit, di baca banyak orang sehingga memberikan manfaat, pahala mulai berdatangan. Bila media yang menerbitkan memberikan honor? Itu salah satunya yang membuat kita semakin semangat berkarya. Namanya langsung dikenal oleh pembaca. Karya dan namanya akan abadi selamanya. Punya kepercayaan oleh segenap orang, mudah mendapatkan pekerjaan di waktu yang lain. Siap-siap diundang oleh organisasi, komunitas, lembaga pendidikan, perusahaan bahkan perguruan tinggi. Menjadi idola para pecinta baca dan generasi muda. Menebarkan kebaikan kepada pembaca. Menaikkan rangking identitas diri. Menaikkan integritas tempat belajar, bekerja dan keluarga. Bila punya blog sendiri dan diterima oleh Adsense hasilnya datang terus menerus, setiap bulan gajian setiap tanggal satu. Wah banyak sekali deh..... 


Makanya menulislah selama kita dalam keadaan sehat, punya banyak waktu dan kesempatan, sebelum banyak orang menjadi orang sukses, sebelum banyak saingan di sekitar kita, sebelum punya keluarga. 


Menulis tidak ada kata terlambat, karena menulis bagi siapa saja dan kapan saja. Tapi sebaiknya dilakukan sejak muda, apalagi ada di dunia pendidikan. Agar potensinya berkembang dan pengalaman dan ilmunya tercatat semua. Punya pesan baik di saat usia menginjak tua.


By : Moh Khozah 

CEO Rumahartikel.xyz 


2 Comments

  1. Iya, jadi pingin belajar menulis yang baik dan benar.

    ReplyDelete
  2. Setuju banget, maka motivasi menulis harus dibangun dari diri sendiri dan dukungan orang terdekat maupun komunitas

    ReplyDelete
Post a Comment
Previous Post Next Post